FAC News
Emiten Low Tuck Kwong (MYOH) Ekspansi ke Properti, Buat PT Baru Rp270M
EmitenNews.com - Emiten jasa pertambangan PT Samindo Resources Tbk. (MYOH) tengah ekspansif memperlebar sayap bisnis dengan mendirikan anak usaha baru bernama PT Sentra Terra Indonesia (STI). Aksi ini juga menjadi debut emiten Low Tuck Kwong itu dalam diversifikasi usaha di luar sektor inti penunjang pertambangan.
Sekretaris Perusahaan MYOH, Ahmad Zaki Natsir dalam keterangan tertulisnya yang terbit Senin (26/1/2026) menguraikan pendirian STI dilakukan pada hari Jumat, 23 Januari 2026 bersama PT Trasindo Murni Perkasa (TMP) dan telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada hari yang sama.
Dijelaskan Ahmad Zaki, STI didirikan dengan modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp270 miliar. Dalam struktur kepemilikan, MYOH menggenggam saham mayoritas 99,9% senilai Rp269,73 miliar, sementara TMP memiliki 0,1% saham atau setara Rp270 juta.
Ahmad Zaki juga menyampaikan bahwa pendirian entitas baru ini ditujukan untuk memperluas sumber pendapatan grup.
“Pendapatan STI nantinya akan dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan Perseroan dan diharapkan memberikan dampak positif bagi perkembangan bisnis, khususnya melalui diversifikasi usaha di bidang properti dan aktivitas penunjang lainnya,” ujar Zaki.
Adapun, STI akan bergerak di sejumlah lini usaha strategis, meliputi real estat, konstruksi, penyediaan makanan dan minuman, serta kegiatan penunjang lainnya.
Sebagai catatan, hingga September 2025, MYOH membukukan pendapatan sebesar US$122,19 juta, yang seluruhnya masih berasal dari bisnis penunjang pertambangan, seperti jasa pemindahan tanah dan pengambilan batu bara, pengangkutan batu bara, penyewaan kendaraan, serta jasa pengeboran dan eksplorasi.
Pelanggan utama dengan kontribusi lebih dari 10% terhadap total pendapatan adalah PT Kideco Jaya Agung.