FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

CBDK Suntik Modal Anak Usaha Rp250 Miliar, Pacu Bisnis MICE PIK2

Administrator - 26/01/2026 15:12

EmitenNews.com - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) emiten properti PIK-2 itu merealisasikan peningkatan modal pada entitas anak usahanya, PT Industri Pameran Nusantara (IPN), sebesar Rp250 miliar pada Jumat lalu, 23 Januari 2026. Aksi ini dilakukan seiring pengembangan dan operasional Nusantara International Convention & Exhibition (NICE) di kawasan PIK2.

Sekretaris Perusahaan CBDK, Yohanes Edmond Budiman, dalam keterangannya pada Senin menyampaikan bahwa IPN menerbitkan 14.705.883 saham Seri B dengan nilai nominal Rp17.000 per saham, yang seluruhnya diambil bagian oleh perseroan.

Seiring dengan aksi korporasi tersebut, IPN juga menaikkan modal dasar menjadi Rp8 triliun, terdiri atas 10.000 saham Seri A bernilai nominal Rp1 juta per saham atau setara Rp10 miliar, serta 470.035.675 saham Seri B bernilai nominal Rp17.000 per saham atau sekitar Rp7,99 triliun.

Sebelumnya, modal dasar IPN tercatat sebesar Rp2,30 triliun, dengan komposisi 135.035.675 saham Seri B bernilai nominal total Rp2,29 triliun. Pada posisi tersebut, CBDK menguasai 135.035.675 saham Seri B atau setara 99,993 persen dari modal ditempatkan dan disetor IPN.

Setelah tambahan setoran modal sebesar Rp250 miliar, kepemilikan CBDK meningkat menjadi 149.741.558 saham Seri B, namun secara persentase tetap sebesar 99,993 persen dari modal ditempatkan dan disetor IPN.

Yohanes menyatakan peningkatan modal ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan dan kapasitas keuangan IPN, khususnya dalam mendukung operasional serta pengembangan lanjutan fasilitas Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) yang direalisasikan melalui Nusantara International Convention & Exhibition (NICE).

Fasilitas NICE telah mulai beroperasi sejak akhir Agustus 2025 dan diharapkan menjadi elemen strategis dalam mendukung pengembangan Central Business District PIK 2 (CBD PIK-2).

Filter