FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

ANGGARKAN CAPEX RP20 MILIAR, SDPC TARGETKAN LABA BERSIH RP60 MILIAR DI 2026

Administrator - 26/05/2026 10:32

IQPlus, (26/5) - PT Millenium Pharmacon International Tbk (SDPC) mengangarkan belanja modal atau belanja modal (capex) sebesar Rp20 miliar pada tahun 2026. Perseroan akan memfokuskan penggunaan dana tersebut untuk memperkuat sistem teknologi informasi (IT), meningkatkan perangkat komputasi, serta mengurangi kantor guna mendukung optimalisasi operasional perusahaan.

Direktur Utama SDPC, Imam Fathorrahman mengatakan, nilai belanja modal tahun 2026 lebih rendah dibandingkan realisasi tahun sebelumnya karena sebagian besar investasi gedung telah diselesaikan pada tahun 2025. Pada tahun lalu, perseroan telah menyelesaikan pembangunan cabang baru di Denpasar, Bekasi, dan Palu, serta peningkatan gedung pusat di Bekasi.

“Target kami di tahun 2026 menganggarkan belanja sebesar Rp20 miliar, karena sebagian besar belanja modal untuk gedung telah dibiayakan sepenuhnya di tahun 2025. Jadi untuk tahun 2026 sebetulnya sangat minimum dan memprioritaskan untuk teknologi informasi, termasuk peningkatan sistem komputasi dan pemulihan kantor,” ujar Imam dalam Public Expose SDPC di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Selain memperkuat infrastruktur digital, SDPC juga menyiapkan strategi ekspansi distribusi ke sejumlah wilayah Indonesia Timur, seperti Palangkaraya, Kupang, Kendari, Gorontalo, Ambon, hingga Jayapura. Saat ini, distribusi produk di wilayah tersebut masih dilakukan melalui sub-distributor lokal.

Perseroan merencanakan kebutuhan investasi untuk pembukaan satu cabang baru mencapai sekitar Rp5 miliar. Namun realisasi ekspansi tersebut baru dilakukan mulai tahun 2027 setelah perseroan menyelesaikan peta pasar dan memperoleh kepastian potensi penjualan dari prinsipal.

Imam menilai wilayah Indonesia Timur memiliki potensi besar untuk mendukung peningkatan pangsa pasar dan penetrasi korporasi bisnis. Menurutnya, ekspansi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan pendapatan maupun kualitas profitabilitas perusahaan.

Sementara itu, Direktur SDPC, Mohamad Fazly bin Hassan mengatakan perseroan pada tahun 2026 akan lebih fokus mengoptimalkan jaringan distribusi yang telah dimiliki, yang saat ini mencakup 37 cabang di wilayah Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Di sisi lain, SDPC juga berencana membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp3 per saham atau setara dengan Rp3,1 miliar, seiring kenaikan laba bersih menjadi Rp38 miliar dari sebelumnya Rp16 miliar. Untuk tahun 2026, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan di atas 5% dan mengamati laba bersih mencapai Rp60 miliar. 

Filter