Beranda Berita LABA BERSIH CBDK NAIK 39% JADI RP1,82 TR...

LABA BERSIH CBDK NAIK 39% JADI RP1,82 TRILIUN DI KUARTAL III 2026

Berita Pasar CBDK Jumat, 30 Oktober 2026 3 menit baca 42 views
LABA BERSIH CBDK NAIK 39% JADI RP1,82 TRILIUN DI KUARTAL III 2026

IQPlus, (29/10) - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan real estat di kawasan Tangerang, Banten dengan total luas bank tanah 691 ha. CBDK fokus memenuhi permintaan pasar properti di dalam kawasan terintegrasi dengan menyediakan distrik bisnis pusat yang strategis sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal dan internasional.

Dalam siaran pers CBDK (29/10) disebutkan Dengan visi jangka panjang, CBDK berkomitmen untuk menghadirkan produk dan layanan berkualitas, menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik, sehingga terus meningkatkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. CBDK percaya bahwa pengembangan kawasan PIK2 yang berkelanjutan akan menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan Perusahaan dan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah.

CBDK berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 11% menjadi Rp2,56 triliun pada sembilan bulan pertama tahun 2026, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini didukung oleh serah terima kaveling tanah komersial di kawasan CBD PIK2 yang meningkat 67% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mencatat sekitar 80% dari total pendapatan CBDK.

Kontribusi segmen ini mencerminkan peran strategis penjualan kaveling tanah komersial sebagai salah satu bisnis utama CBDK, serta meningkatkan momentum positif perkembangan kawasan CBD PIK2 dalam menjadi pusat bisnis dan komersial secara berkelanjutan yang memberikan nilai lebih bagi semua stakeholder.

Perkembangan kawasan terpadu CBDK juga didukung oleh keberhasilan proses serah terima produk komersial yang tersebar di area SOHO Manhattan, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, Rukan Asia Afrika, dan Rukan Little Siam di kawasan PIK2, Tangerang.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 39% menjadi Rp1,82 triliun.

Pencapaian ini menegaskan kemampuan CBDK dalam mengonversi pengembangan kawasan menjadi pertumbuhan laba yang semakin kuat, sekaligus memperkuat pertumbuhan jangka panjang CBDK.

Dari sisi fundamental, CBDK tetap didukung basis aset yang kuat dengan total aset mencapai Rp22,4 triliun per 30 September 2026. Total ekuitas meningkat 12% menjadi Rp13,7 triliun dibandingkan akhir tahun lalu serta net cash CBDK tercatat sebesar Rp3,4 triliun, mencerminkan struktur permodalan yang solid dan fundamental yang kuat.

CBDK didukung oleh land bank strategis seluas 691 hektare yang menyediakan ruang bagi pengembangan berbagai proyek bernilai tambah di kawasan CBD PIK2. Selain itu, beroperasinya Nusantara International Convention Exhibition (NICE) serta pembangunan Hotel Hilton PIK2, hotel bintang lima dengan 20 lantai dan 271 kamar yang ditargetkan mulai beroperasi pada semester kedua 2027 dapat memperkuat ekosistem kawasan dan mengakomodasi kebutuhan kegiatan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions).

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam mengoptimalkan potensi kawasan PIK2 dan memperluas peluang usaha melalui pengembangan kawasan pesisir yang terintegrasi, didukung oleh lokasi strategis dekat dengan bandara Internasional Soekarno-Hatta serta karakteristik kawasan pesisir yang memberikan potensi pengembangan untuk berbagai destiniasi bisnis, pariwisata, dan gaya hidup modern.

Sambutan Jajaran Direksi

Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, mengapresiasi kinerja positif yang berhasil dibukukan Perseroan sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026.

"Pencapaian CBDK sampai dengan September 2026 mencerminkan kemampuan Perseroan dalam menjaga pertumbuhan kinerja ditengah dinamika indsutri yang masih belum sepenuhnya pulih." ujar Bapak Steven Kusumo.

"Nusantara International Convention Exhibition (NICE) juga telah menyelenggarakan 51 event (dan akan terus bertambah), dan dengan adanya pembangunan Hotel Hilton PIK2 yang di targetkan beroperasi di semester kedua tahun 2027, serta pertumbuhan traffic di kawasan PIK2 yang akan terus berlanjut seiring dengan peningkatan konektivitas melalui perkembangan Tol Kataraja, aktivitas MICE unggulan dalam level nasional maupun internasional di kawasan PIK2 diharapkan akan semakin meningkat kedepannya." tutup Bapak Steven Kusumo. 

Butuh Bantuan?