Kinerja Ciamik, Antam (ANTM) Andalkan Bisnis Emas dan Nikel

FAC News

Masuk Daftar UMA, BEI Cermati Pergerakan Saham TFAS

Administrator - 08/04/2021 08:50

IQPlus, (8/4) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa pihaknya tengah memantau pergerakan saham PT Telefast Indonesia Tbk. (TFAS) karena terjadi peningkatan harga saham di luar kebiasaan.

Pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 31 Maret 2021 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia terkait laporan bulanan registrasi pemegang efek (koreksi).

Sebagai informasi, sebelumnya Bursa telah mengumumkan UMA (Unusual Market Activity) pada tanggal 20 Januari 2021 atas perdagangan saham TFAS dan Suspensi CD (Cooling Down) pada tanggal 22 Januari 2021 atas perdagangan saham TFAS serta Suspensi Pengumuman Bursa Lebih Lanjut pada tanggal 18 hingga 22 Februari 2021 atas perdagangan saham TFAS

"Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham TFAS, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,"kata Lidia M Panjaitan, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam pengumuman tertulisnya di Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Pada perdagangan tanggal 10 Februari 2021 saham TFAS ditutup di harga Rp400 per saham,sedangkan pada perdagangan saham di tanggal 7 April 2021 ditutup di harga Rp1.690 per saham.

Lebih lanjut Lidia menegaskan bahwa, Bursa mengimbau para investor untuk memperhatikan jawaban TFAS atas permintaan konfirmasi bursa. Selain itu, investor juga disarankan mencermati kinerja perusahaan dalam setiap keterbukaan informasi dan dihimbau untuk mengkaji kembali corporate action perusahaan tercatat apabila belum mendapat persetujuan RUPS.

"BEI juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi," pungkasnya. 

Filter