FAC News
VALE INDONESIA (INCO) GENJOT EKSPLORASI DI SOROWAKO HINGGA POMALAA
IQPlus, (8/1) - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) melaporkan bahwa kegiatan eksplorasi perseroan pada Oktober 2025 masih terus berlanjut dan difokuskan pada sejumlah wilayah di dalam Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).
Corporate Secretary INCO, Anggun Kara Nataya, menjelaskan bahwa area eksplorasi mencakup Blok Sorowako dan Sorowako Outer Area di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Blok Bahodopi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, serta Blok Pomalaa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Perseroan mengalokasikan biaya eksplorasi sebesar US$657.892,63 untuk mendukung aktivitas tersebut. Kegiatan eksplorasi dilakukan oleh INCO bersama pihak ketiga yang bertindak sebagai kontraktor pengeboran dan geofisika.
Dalam pelaksanaannya, eksplorasi dilakukan dengan metode pengeboran core drilling HQ-3 dengan jarak 100 meter dan 50 meter. Metode ini ditujukan untuk meningkatkan level sumber daya, khususnya di Blok 1 Tetenggala dan Blok 1 Lalombundi pada wilayah Pomalaa. Selain itu, INCO juga melakukan survei geofisika menggunakan metode Geolistrik Electrical Resistivity Tomography (ERT) di Blok 1 Tetenggala, Pomalaa.
Saat ini, hasil pengujian eksplorasi masih dalam tahap perhitungan sumber daya dan cadangan menggunakan metode ordinary krigging di wilayah Sorowako.
Ke depan, INCO berencana melanjutkan kegiatan pengeboran di Blok Pomalaa dengan jarak 100 meter dan 50 meter di Blok 1 Lalombundi dan Blok 1 Tetenggala. Perseroan juga akan meneruskan pengukuran geofisika menggunakan metode ERT di Blok 1 Tetenggala guna memperoleh profil laterit yang lengkap sebagai dasar pengembangan sumber daya selanjutnya.