Kinerja Ciamik, Antam (ANTM) Andalkan Bisnis Emas dan Nikel

FAC News

PRATAMA WIDYA MEREVISI TARGET KONTRAK BARU TAHUN 2021

Administrator - 14/10/2021 09:09

IQPlus, (14/10) - Perusahaan konstruksi spesialis fondasi PT Pratama Widya Tbk (Perseroan) merevisi target kontrak baru tahun ini menjadi 65% dari target kontrak semula yaitu Rp387 miliar menjadi Rp252 miliar. Hingga akhir September 2021, nilai kontrak baru yang tercapai sebesar Rp196 miliar.

Terjadi revisi target kontrak baru sebesar 65% dari target awal karena terjadi pengunduran waktu tender dan naik nya kasus Covid-19 di Indonesia pada pertengahan tahun. Perseroan memprediksi pandemi COVID-19 akan melambat di tahun 2021, tetapi terjadi lonjakan kasus COVID-19 pada bulan Juni dan Juli 2021.

Selain merevisi target, Perseroan juga melakukan langkah-langkah strategis untuk menjaga kinerja antara lain dengan menerapkan efisiensi biaya pada seluruh unit Perseroan, memaksimalkan pekerjaan kontrak lama, optimalisasi sumber daya, serta mempercepat penagihan. Hingga akhir September 2021 kontrak baru Perseroan paling besar masih didominasi dari sektor infrastruktur.

Beberapa proyek yang diraih oleh Perseroan sampai dengan akhir September 2021 di antara nya, diaphragm wall pembangunan bendungan Leuwikeris sebesar Rp27 miliar, pekerjaan bored pile untuk pengendalian banjir kali Bekasi sebesar Rp9,9 miliar dan bored pile pembangunan gedung rektorat Universitas Internasional Batam sebesar Rp6,9 miliar.

Sampai saat ini, Perseroan masih mengikuti beberapa tender pembangunan infrastruktur di pulau Jawa yang diprediksi dapat memenuhi target kontrak baru tahun 2021.

Kinerja Semester I 2021

Sepanjang semester I tahun 2021, Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp126 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 23% dibandingkan dengan capaian Perseroan di periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp102 miliar. Laba bersih Perseroan turun sebesar 25% menjadi Rp16,5 miliar jika dibanding dengan periode sebelumnya yaitu Rp22 miliar.

Total ekuitas naik sebesar 4,34% dari Rp 381,6 miliar pada tanggal 31 Desember 2020 menjadi Rp398 miliar pada tanggal 30 Juni 2021. Dengan demikian, total aset menjadi Rp498 miliar pada tanggal 30 Juni 2021.

Beberapa proyek besar yang menyumbang performa Perseroan hingga Juni 2020 masih didominasi oleh pekerjaan di bidang infrastruktur yaitu sebesar 90,78%.

Filter