Kinerja Ciamik, Antam (ANTM) Andalkan Bisnis Emas dan Nikel

FAC News

PEFINDO TEGASKAN PERINGKAT PT IMPACK PRATAMA INDUSTRI DI "idA-"

Administrator - 14/09/2021 09:20

IQPlus, (14/9) - PEFINDO menegaskan peringkat "idA-" terhadap PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) dan Obligasi I Tahun 2016. Outlook peringkat Perusahaan dipertahankan "stabil".

Perusahaan berencana untuk melunasi Obligasi I Tahun 2016 Seri B senilai Rp100,0 miliar yang akan jatuh tempo pada 2 Desember 2021 menggunakan dana dari pinjaman bank.

Obligor dengan peringkat idA memiliki kemampuan yang kuat dibandingkan obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya. Walaupun demikian, kemampuan obligor mungkin akan mudah terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi dibandingkan obligor dengan peringkat lebih tinggi. Tanda kurang (-) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif lemah dan di bawah rata-rata kategori yang bersangkutan.

Peringkat Perusahaan mencerminkan posisi pasar IMPC yang kuat dalam industri produk atap polycarbonate, jaringan distribusi yang ekstensif, serta profil diversifikasi yang baik. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh paparan terhadap sektor properti, persediaan yang tinggi di bidang real estate, dan paparan terhadap harga bahan baku dan depresiasi Rupiah.

Peringkat dapat dinaikkan apabila IMPC membukukan EBITDA yang secara signifikan lebih tinggi dari yang diproyeksikan dan kinerja yang lebih baik dari bisnis real estate dengan tetap mempertahankan struktur permodalan yang konservatif secara berkelanjutan. Peringkat dapat diturunkant jika profitabilitas IMPC menurun akibat dari meningkatnya harga bahan baku, dan/atau kompetisi harga, depresiasi Rupiah, yang menyebabkan profil kredit melemah.

Peringkat juga dapat mengalami tekanan apabila Perusahaan berutang melebihi dari yang diekspektasikan tanpa disertai dengan pendapatan yang memadai, tercermin dari rasio utang terhadap EBITDA yang melebihi 3,5x dan rasio FFO terhadap utang lebih rendah dari 14%. Kami berpandangan bahwa wabah Covid-19 memiliki dampak yang tergolong dapat dikelola dimana Perusahaan masih dapat mengoperasikan pabriknya dengan mematuhi protokol Covid-19, walaupun kami juga mencatat dampak terhadap kegiatan usaha pada saat terjadi penutupan toko akibat dari total lockdown pada pabrik perusahaan di luar negeri atau penundaan dari pendapatan berbasis proyek.

Memulai kegiatan operasional pada tahun 1982, IMPC memproduksi dan mendistribusikan bahan bangunan plastik di Indonesia,Vietnam, New Zealand, Malaysia, dan Australia. Perusahaan menyediakan beragam produk atap: produk-produk polycarbonate, vinyl, vinyl composite, dan fiber reinforced polyester; aluminum composite panels; sealants; produk-produk kemasan; PVC Compound, polymer resins, dan pipa.

Perusahaan juga mendistribusikan lembaran atap plastik dan bahan perekat, adhesive, karpet, dan toilet cubicle serta menjalankan bisnis pengembangan properti. Proyek properti Perusahaan termasuk gedung perkantoran (Altira Office Tower) dan office park (Altira Office Park) yang terletak di Jakarta Utara. IMPC melaksanakan penerbitan saham perdana pada bulan Desember 2014. Pada tanggal 30 Juni 2021, pemegang saham Perusahaan adalah PT Harimas Tunggal Perkasa (44,4%), PT Tunggal Jaya Investama (45,6%), Hariyanto Tjiptodihardjo (1,7%), dan lainnya termasuk publik (8,3%).

Filter