FAC News
PACU EKSPANSI LOGISTIK, ARGO PANTES (ARGO) SIAPKAN CAPEX MINIMAL RP250 MILIAR
IQPlus, (10/6) - PT Argo Pantes Tbk (IDX: ARGO) secara resmi mengumumkan rencana ekspansi bisnis yang agresif untuk tahun buku 2026 . Emiten yang kini fokus pada optimalisasi aset untuk layanan logistik industri ini mengalokasikan anggaran belanja modal atau belanja modal (Capex) minimal sebesar Rp250 miliar .
Direksi Perseroan memaparkan bahwa dana Capex tersebut akan dikhususkan untuk pembangunan infrastruktur serta perluasan lahan sewa baru. Langkah strategi ini diambil guna mendukung perluasan target dan memulihkan area gudang baru yang dibidik mencapai 75.000 meter persegi. Melalui komitmen investasi ini, ARGO optimis dapat menjaga marjin EBITDA jangka panjang di atas 40%.
Salah satu proyek strategis yang tengah dikawal perseroan saat ini adalah pembangunan gudang Build-To-Suit (BTS) di Tangerang, yang merupakan kemitraan jangka panjang selama 10 tahun dengan J&T Cargo senilai Rp221 miliar . Setelah merampungkan fondasi Fase-1 pada Mei 2026, konstruksi utama proyek Fase-2 ini dijadwalkan mulai berjalan pada bulan Juni 2026 ini .
Kinerja Keuangan FY2025 Tumbuh Positif
Rencana ekspansi besar-besaran di tahun 2026 didukung oleh capaian kinerja keuangan Tahun Buku 2025 yang solid . Dalam Paparan Publik (Public Expose) tahunan yang digelar hari ini, ARGO mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp112,32 miliar, atau tumbuh 9,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY) sebesar Rp102,99 miliar .
Lonjakan signifikan terlihat pada laba operasional perusahaan yang meroket 79,2% YoY menjadi Rp23,68 miliar . Peningkatan ini didorong oleh efisiensi biaya energi dan bahan bakar yang berhasil diterapkan perusahaan. Sementara itu, laba bersih tercatat sebesar Rp71,19 miliar, yang juga ditopang oleh dampak positif dari agenda pembersihan catatan keuangan masa lalu (one-off events) .
Hingga akhir Desember 2025, total luas lahan industri yang disewakan ARGO meningkat 19% YoY mencapai 170.283 meter persegi. Sektor sewa ini menjadi motor utama dengan mendominasi 69% dari total pendapatan, atau setara dengan Rp77,16 miliar . Kontribusi terbesar berasal dari Fasilitas Cikokol di Tangerang sebesar 82% (139.993 m2), diikuti oleh Fasilitas MM2100 di Bekasi sebesar 18% (30.290 m2) .
Sejak dimulainya diversifikasi aset dari perusahaan tekstil terpadu pada tahun 2016, ARGO kini mantap menjadikan pengelolaan aset logistik industri dan layanan pergudangan modern sebagai penggerak utama pertumbuhan bisnisnya.