FAC News
JASA MARGA RILIS OBLIGASI RP2,06 TRILIUN, BUNGA HINGGA 6,75% PER TAHUN
IQPlus, (30/1) - Raksasa jalan tol milik negara, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), resmi memulai proses Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2026. Perseroan menargetkan perolehan dana sebesar Rp2.06 triliun untuk mendukung pengembangan infrastruktur dan memperkuat posisi keuangan perusahaan.
Penerbitan ini merupakan bagian dari program Penawaran Umum Berkelanjutan III dengan total target penghimpunan dana mencapai Rp4 triliun. Sebelumnya, Perseroan telah merilis Tahap I pada tahun 2024 senilai Rp932,35 miliar dan Tahap II pada tahun 2025 sebesar Rp1 triliun.
Berdasarkan prospektus ringkas yang diterbitkan pada 12 Februari 2026, obligasi kali ini ditawarkan dalam empat seri dengan tingkat bunga tetap yang kompetitif bagi para pemodal. Rinciannya untuk Seri A: Nilai pokok Rp281,82 miliar dengan bunga 5,70% per tahun dan tenor 3 tahun. Kemudian, Seri B: Nilai pokok Rp718,17 miliar dengan bunga 6,15% per tahun dan tenor 5 tahun. Adapun Seri C: Nilai pokok Rp300,00 miliar dengan bunga 6,50% per tahun dan tenor 7 tahun. Dan Seri D: Nilai pokok Rp767,65 miliar dengan bunga 6,75% per tahun dan tenor 10 tahun.
Manajemen Jasa Marga menyatakan bahwa bunga obligasi akan dibayarkan setiap tiga bulan. Pembayaran bunga pertama diadakan pada tanggal 20 Mei 2026, sementara pelunasan pokok akan dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat masing-masing seri jatuh tempo.
Dari sisi keamanan investasi, instrumen utang ini telah mendapatkan peringkat idAA (Double A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Meskipun tidak dijamin dengan agunan khusus, obligasi ini dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan, baik barang bergerak maupun tidak bergerak, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Proses umum penawaran yang diadakan berlangsung singkat pada tanggal 12-13 Februari 2026. Penjatahan efek akan dilakukan pada tanggal 18 Februari 2026, diikuti dengan distribusi elektronik pada tanggal 20 Februari 2026, dan pencatatan resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 23 Februari 2026.
Dalam aksi korporasi ini, Jasa Marga menggandeng sejumlah penjamin emisi terkemuka, yaitu PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Sementara itu, PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai Wali Amanat.