FAC News
ARWANA CITRAMULIA SIAPKAN CAPEX RP150-200 MILIAR TAHUN INI
IQPlus, (13/4) - PT Arwana Citramulia Tbk (IDX: ARNA) mengalokasikan belanja modal (capital shopping/capex) tahun 2026 sebesar Rp150 miliar hingga Rp200 miliar, lebih rendah dibandingkan realisasi capex tahun 2025 yang hampir mencapai Rp250 miliar. Penurunan anggaran ini seiring selesainya sebagian besar pembayaran uang muka proyek ekspansi Plant 4D pada tahun lalu.
Manajemen Perseroan menjelaskan, realisasi capex 2025 terutama digunakan untuk pengembangan Plant 4D, peremajaan mesin di Plant 2C dari teknologi double-firing menjadi single-firing, serta peningkatan fasilitas produksi di Plant 2A melalui penambahan panjang pengering horizontal dan penggantian glazing line baru. Selain itu, sepanjang tahun lalu Perseroan juga menambah sejumlah mesin baru, termasuk dua unit mesin squaring di Plant IV, dua unit di Plant III, dua unit di Plant 2C, serta empat sorting-packing line baru.
Untuk tahun 2026, modal belanja akan terfokus pada kelanjutan aktivitas otomatis lini sortir dan pengepakan guna meningkatkan kualitas hasil pengepakan sekaligus menekan tingkat penolakan produk. Perseroan menilai modernisasi proses pengepakan menjadi salah satu langkah strategi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan menjaga daya saing di tengah persaingan industri keramik nasional.
Meskipun tidak disebutkan nilai rinci anggaran otomatisasi pengepakan, manajemen memastikan program tersebut akan terus dilanjutkan secara bertahap pada fasilitas produksi Perseroan. Otomatisasi ini diharapkan dapat meningkatkan konsistensi kualitas produk dan efisiensi proses manufaktur di seluruh pabrik.
Sejalan dengan strategi efisiensi dan peningkatan kapasitas produksi, Arwana Citramulia juga menargetkan pertumbuhan laba bersih tahun 2026 sebesar 15-20 persen. Target tersebut didorong oleh optimalisasi pemanfaatan pabrik, efisiensi teknologi produksi, serta penguatan permintaan pasar domestik.