Beranda Berita PBSA AKAN PECAH NILAI SAHAM RASIO 1:2

PBSA AKAN PECAH NILAI SAHAM RASIO 1:2

Aksi Korporasi PBSA Jumat, 9 Oktober 2026 2 menit baca 61 views
PBSA AKAN PECAH NILAI SAHAM RASIO 1:2

IQPlus, (9/10) - PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) akan melakukan pemecahan saham atau stock split dengan rasio 1:2. Aksi korporasi tersebut telah memperoleh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 18 September 2026.

Stock split dilakukan dengan mengubah nilai nominal saham PBSA dari Rp50 menjadi Rp25 per saham. Dengan rasio tersebut, setiap satu saham lama akan berubah menjadi dua saham baru. Jumlah saham yang ditempatkan dan disetor juga meningkat dari 3 miliar saham menjadi 6 miliar saham.

Perseroan menyebutkan, rencana stock split dianggap sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan keterjangkauan harga saham bagi investor serta mendukung peningkatan likuiditas perdagangan saham PBSA di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam struktur permodalan setelah stock split, modal dasar PBSA tetap sebesar Rp480 miliar. Namun, jumlah saham dalam modal dasar berubah dari 9,6 miliar saham menjadi 19,2 miliar saham, dengan nilai nominal masing-masing Rp25. Sementara itu, modal ditempatkan dan disetor tetap Rp150 miliar, dengan jumlah saham berubah dari 3 miliar menjadi 6 miliar saham.

PBSA juga telah memperoleh persetujuan BEI atas izin pencatatan saham tambahan hasil stock split melalui Surat BEI No. S-12698/BEI.PP3/10-2026 tertanggal 5 Oktober 2026.

Adapun perdagangan saham PBSA dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan pasar perdagangan berakhir pada 13 Oktober 2026. Perdagangan dengan nilai nominal baru dimulai pada 14 Oktober 2026. Penyelesaian saham dengan nilai nominal lama berakhir pada 15 Oktober 2026, yang sekaligus menjadi tanggal penentuan pemegang rekening yang berhak atas hasil pemecahan saham atau tanggal pencatatan. Selanjutnya, perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar tunai dimulai pada 16 Oktober 2026.

Butuh Bantuan?