IQPlus, (4/9) - PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk. (MGLV) emiten Perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga berencana menggelar penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.
Manajemen MGLV dalam prospekstus ringkasnya (3/9) menuturkan bahwa MGLV berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 285.732.512 saham baru Perseroan dengan nilai nominal Rp20 per saham dan jumlah maksimal saham ini merupakan perkiraan dan kepastiannya akan ditetapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Adapun harga pelaksanaan PMHMETD I akan ditetapkan kemudian di dalam prospektus PMHMETD I dan Saham Baru tersebut akan diterbitkan dari portepel Perseroan dan akan dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, termasuk Peraturan I-A. Saham Baru akan memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal termasuk hak atas dividen dengan saham Perseroan lainnya.
Dana yang diperoleh dari hasil aksi korporasi ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk Pembayaran untuk melakukan pengambilalihan atas piutang PT Nextier Datamate Center (NDC) ke PT Nextier Askara Center (NAC) dan NDC ke NGC (PT Nextier GenAi Center dan Keperluan modal kerja Perseroan dan/atau perusahaan anak, belanja modal Perseroan dan/atau perusahaan anak, dan/atau pengembangan yang dibutuhkan Perseroan dan/atau pembayaran utang usaha untuk kegiatan usaha data center.
Namun MGLV akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPS yang akan digelar pada tanggal 7 September 2026.


