IQPlus, (14/9) - PT Leyand Internasional Tbk. (LAPD) emiten Aktivitas Perusahaan Holding dan Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya akan menggelar penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD II) atau right issue.
Manajemen LAPD dalam prospekstus ringkasnya (11/9) menuturkan bahwa LAPD akan menerbitkan sebanyak 2 miliar saham Seri B dengan nilai nominal Rp25 per saham atau setara dengan 50,42% dari jumlah saham yang telah diterbitkan Perseroan sebelum PMHMETD II serta akan diadakan dengan jangka waktu antara tanggal persetujuan RUPSLB sampai dengan efektifnya pernyataan pendaftaran tidak lebih dari 12 bulan.
Rencana PMHMETD II dilakukan dengan cara Perseroan mengeluarkan Saham Baru dimana seluruh pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam DPS pada tanggal 25 September 2026 pukul 16.00 WIB berhak mendapatkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu yang disesuaikan dengan jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham tersebut.
PT JSI Sinergi Mas (JSI) yang merupakan pemegang saham pengendali Perseroan akan menjalankan seluruh haknya sesuai dengan porsi kepemilikan sahamnya dalam Perseroan dengan cara penyetoran modal dalam bentuk selain uang (inbreng) dari JSI berupa saham PT Bersaudara Sinergi Sejahtera (BSS) sejumlah 59.995 saham BSS atau setara dengan 99,99% dari modal ditempatkan dan disetor BSS, yang mengakibatkan Perseroan pengontrol baru BSS senilai Rp44,3 miliar.
Saham Perseroan sebelum PMHMETD II adalah sebanyak 3.966.350.139 saham Seri A dan Rasio final HMETD akan ditentukan kemudian dan Saham setelah PMHMETD II akan menjadi sebanyak 5.966.350.139 saham
Sementara itu dana tunai yang diperoleh LAPD dari korporasi aksi ini setelah minimal biaya-biaya yang dikeluarkan dalam rangka PMHMETD II, direncanakan akan digunakan untuk modal kerja dan pengembangan usaha Perseroan termasuk untuk membantu kebutuhan operasional, pelaksanaan kontrak, pemeliharaan dan/atau penambahan alat, serta kebutuhan usaha lainnya.
Namun LAPD akan meminta persetujuan dalam RUPSLB yang akan digelar pada hari Selasa, tanggal 20 Oktober 2026.


