Beranda Berita Hasna Medika, Perusahaan yang Mau Dicapl...

Hasna Medika, Perusahaan yang Mau Dicaplok Emiten Raffi-Nagita (VISI)

Berita Pasar VISI Rabu, 26 Agustus 2026 2 menit baca 105 views
Hasna Medika, Perusahaan yang Mau Dicaplok Emiten Raffi-Nagita (VISI)

EmitenNews.com - Emiten Raffi Ahmad-Nagita Slavina, PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) berencana mengakuisisi PT Hasna Medika Bakti Cirebon, sebuah perusahaan yang begerak di bidang rumah sakit dan klinik jantung.

Menilik rekam jejaknya, PT Hasna Medika Bakti Cirebon disebut telah berpengalaman lebih dari satu dekade, dan mengelola 13 cabang rumah sakit dan klinik jantung di berbagai wilayah Indonesia.

 

Direktur Utama PT Hasna Medika Bakti Cirebon, dr Gugun Iskandar mengatakan, bahwa Hasna medika memiliki keahlian pada integrasi layanan kardiologi yang komprehensif.

“Mulai dari deteksi dini penyakit jantung, pemeriksaan penunjang dengan teknologi modern, hingga tindakan intervensi dan bedah jantung yang ditangani oleh tenaga medis spesialis berpengalaman,” tulis Gugun, dikutip dari laman resmi Hasna Medika, Rabu (26/8).

 

Berdasarkan laman resminya, rumah sakit dan klinik Hasna Medika berada di beberapa daerah meliputi Cirebon, Indramayu, Kuningan, Kedawung, Majalengka, Malang, Subang, Cianjur, Bandung, Garut, Bali, Serang dan Pakisaji.

Dalam keterbukaan informasi, VISI mengumumkan rencana akusisi tersebut bersamaan dengan ekspansi perseroan ke sektor layanan kesehatan. Diketahui, sebelumnya VISI bergerak di perdagangan bahan advertising dan printing hingga pergudangan dan penyimpanan.

 

VISI juga telah menandatangani Perjanjian Pemesanan Saham Bersyarat (Conditional Share Subscription Agreement/CSSA) dengan HMBC dan Perjanjian Penjualan dan Pembelian Saham Bersyarat (Conditional Shares Sale and Purchase Agreement/CSPA) dengan Hasna Medika Utama Group untuk mengakuisisi 72,91 persen saham HMBC.

Rinciannya, akusisi tersebut dilakukan melalui dua skema, pertama lewat penerbitan 142.393 saham baru HMBC atau setara 65 persen modal disetor, serta pembelian 17.325 saham eksisting milik Hasna Medika Utam Group.

“Transaksi penyertaan saham pada HMBC oleh Perseroan yang menyebabkan pengambilalihan sebesar 72,91% (tujuh puluh dua koma sembilan satu persen) kepemilikan saham dalam HMBC berdasarkan ketentuan dalam CSPA dan CSSA,” sebagaimana tertulis di keterbukaan informasi, dikutip Rabu (26/8).

Halaman 2

VISI juga menyampaikan perubahan fokus bisnis menjadi perusahaan induk (holding company) dengan KBLI 64210.

Di saat yang bersamaan, HMBC melangsungkan restrukturisasi keuangan internal. Utang HMBC senilai Rp33,44 miliar kepada jajaran pengurus dan pemegang saham eksisting dari Pieter Tanuri (Rp24,40 miliar), Darwin Cyril Noerhadi (Rp8,40 miliar, dan Roy Himawan (Rp647 juta) akan dikonversi penuh menjadi 18.692 saham.

Adapun seluruh rencana itu masih menanti restu melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar 23 Oktober 2026.

“Rencana Perubahan Kegiatan Usaha ini direncanakan akan dilakukan pada Kuartal-4 tahun 2026, yaitu selambat-lambatnya pada tanggal 23 Oktober 2026,” tulis VISI.

Butuh Bantuan?