FAC News
Konsisten, MTDL Tabur Dividen 40 Persen dari Laba
EmitenNews.com - Metrodata Electronics (MTDL) memutuskan pembagian dividen Rp331,5 miliar, atau 40,7 persen dari perolehan laba bersih tahun 2025. Dengan demikian, para investor dari perusahaan penyedia solusi terpadu untuk produk dan solusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ini akan menerima Rp27 per lembar. Keputusan itu, telah ditahbiskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) MTDL pada 9 Juni 2026 di Hotel Pullman, Jakarta.
“Konsistensi dalam pembagian dividen merupakan bagian dari komitmen Perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham. Kemampuan membukukan kinerja positif secara berkelanjutan dan menjaga kebijakan dividen yang atraktif menjadikan MTDL sebagai salah satu “hidden gem” di pasar modal Indonesia,” tutur Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja.
Apalagi di tengah dinamika industri, dan volatilitas pasar saat ini, MTDL terbukti mampu memberikan imbal hasil investasi yang menarik bagi investor, baik melalui potensi pertumbuhan bisnis maupun pembagian dividen secara rutin dari tahun ke tahun. Tahun ini, dalam kondisi ekonomi, dan geopolitik dinamis, MTDL tetap membukukan kinerja positif.
Di mana, sepanjang kuartal pertama 2026, pendapatan MTDL tercatat sebesar Rp6,7 triliun, naik 21,4 persen dari periode sama tahun sebelumnya alias YoY. Perolehan laba bersih tercatat sebesar Rp158,9 miliar atau naik 3,4 persen dari episode sama tahun sebelumnya YoY.
Suhu geopolitik, dan gejolak ekonomi global telah meningkatkan ketidakpastian ekonomi Indonesia, sehingga terjadi pergeseran pola belanja menjadi lebih selektif. Menyadari itu, MTDL memilih melakukan langkah-langkah adaptif sebagai respons cerdas terhadap perkembangan situasi bisnis dan ekonomi.
Dalam hal agenda pertumbuhan, MTDL akan meningkatkan fokus pada perluasan portofolio, pendalaman interaksi dengan pelanggan, dan penguatan bisnis menghasilkan pendapatan berulang. Pada Unit Bisnis Solusi dan Konsultasi Digital, MTDL akan menata ulang arsitektur solusi, memperluas kolaborasi dengan prinsipal baru mengusung teknologi alternatif efisien.
Adapun pada Unit Bisnis Distribusi Digital, MTDL akan memanfaatkan keunggulan portofolio produk, dan solusi yang dimiliki. Performa itu, juga didukung oleh penambahan ragam produk smartphone, dan notebook untuk menjawab kebutuhan konsumen secara menyeluruh.
Di tengah situasi pasar TIK nasional penuh tantangan, MTDL optimistis pertumbuhan Unit Bisnis Solusi & Konsultasi Digital pada 2026 akan tetap prospektif. MTDL melihat, pengaktifan proyek-proyek strategis pemerintah dan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) akan membuka peluang lebih lebar kepada MTDL untuk menawarkan rangkaian solusi teknologi ke sektor publik dan korporasi.
“Selain dari proyek-proyek strategis pemerintah, kebutuhan industri untuk menekan pengeluaran, modernisasi data, memastikan keamanan siber, dan memanfaatkan cloud untuk berbagai proses bisnis juga akan menciptakan permintaan layanan kepada Perseroan,” tutup Susanto.