FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

SAMF SIAP BAGIKAN DIVIDEN TUNAI Rp107,62 MILIAR

Administrator - 22/06/2026 13:36

IQPlus, (22/6) - PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (IDX:SAMF) mengumumkan rencana pembagian dividen tunai sebesar Rp107.625.000.000 untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Keputusan strategis ini telah mengantongi persetujuan mutlak dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Kamis, 18 Juni 2026, di AMG Tower, Surabaya.

Nilai total dividen yang digelontorkan tersebut setara dengan 40,23% dari laba tahun berjalan Perseroan, sehingga investor yang berhak akan menerima dividen tunai sebesar Rp10,5 per lembar saham. Manajemen menyepakati bahwa sisa dari laba bersih tahun berjalan akan dialokasikan dan dicatat sebagai laba ditahan (retained earnings) untuk memperkuat struktur modal perusahaan ke depan.

Berdasarkan keputusan rapat, dividen tunai ini akan didistribusikan kepada para pemegang saham yang namanya sah tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) atau recording date pada tanggal 30 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Adapun pelaksanaan Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi dijadwalkan jatuh pada 26 Juni 2026, diikuti dengan Ex Dividen pada 29 Juni 2026. Sementara untuk Pasar Tunai, Cum Dividen jatuh pada 30 Juni 2026 dan Ex Dividen pada 1 Juli 2026.

Mekanisme pembayaran dividen tunai kepada publik dijadwalkan rampung selambat-lambatnya pada 22 Juli 2026 melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) ke rekening Perusahaan Efek atau Bank Kustodian masing-masing. Di sisi lain, pembayaran dividen untuk pemegang saham pendiri akan dilakukan secara bertahap dengan batas waktu paling lambat hingga bulan Desember 2026. Perseroan juga mengingatkan pemegang saham untuk memperhatikan kelengkapan data administratif seperti NPWP guna menghindari pengenaan tarif pajak yang lebih tinggi.

Selain mengetok palu terkait dividen, RUPST yang dihadiri oleh perwakilan 98,18% pemegang saham ini juga menyetujui sejumlah agenda korporasi penting lainnya. Agenda tersebut meliputi persetujuan laporan tahunan, pendelegasian wewenang penunjukan Kantor Akuntan Publik, izin penjaminan aset lebih dari 50% kekayaan bersih, hingga perubahan anggaran dasar berupa penambahan kegiatan usaha baru pada KBLI 72105 terkait penelitian dan pengembangan pupuk.

Filter