FAC Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

FAC News

PENDAPATAN MELONJAK, BUKALAPAK BERHASIL CATAT LABA RP3,14 TRILIUN PADA 2025

Administrator - 13/03/2026 09:42

IQPlus, (13/3) - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) berhasil membukukan kinerja positif di sepanjang 2025 dengan mencatat laba bersih sebesar Rp3,14 triliun. Hasil tersebut menjadi titik balik setelah pada 2024 perseroan masih mencatatkan rugi bersih Rp1,55 triliun.

Alhasil, laba per saham dasar perseroan tercatat sebesar Rp31,91 pada periode tersebut. Capaian ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang masih mencatatkan rugi per saham sebesar Rp15,00.

Dalam laporan keuangan per 31 Desember 2025 yang dirilis Manajemen pada Jumat (13/3/2026), disebutkan bahwa perbaikan kinerja tersebut didorong oleh pertumbuhan pendapatan serta lonjakan keuntungan investasi. Sepanjang 2025, Bukalapak mencatatkan pendapatan neto sebesar Rp6,51 triliun, naik 45,96% dibandingkan realisasi 2024 yang sebesar Rp4,46 triliun.

Kontributor terbesar terhadap pendapatan berasal dari segmen gaming yang menyumbang Rp5,35 triliun. Sementara itu, segmen online to offline menyumbang Rp794,47 miliar, ritel Rp301,78 miliar, serta investasi sebesar Rp66,58 miliar.

Kinerja laba perseroan juga terdorong oleh kenaikan pendapatan operasi lainnya yang mencapai Rp227,09 miliar pada 2025, meningkat dari Rp92,80 miliar pada 2024. Bukalapak juga mencatat laba nilai investasi bersih sebesar Rp2,37 triliun, berbalik dari kerugian nilai investasi neto Rp1,54 triliun pada tahun sebelumnya.

Dalam laporan keuangannya juga disebutkan bahwa Bukalapak berhasil membukukan laba usaha sebesar Rp2,41 triliun pada 2025. Sementara pada 2024, perusahaan masih mencatat rugi usaha sebesar Rp2,51 triliun.

Kemudian, total aset Bukalapak per Desember 2025 mencapai Rp26,03 triliun, meningkat 4,96% dibandingkan posisi aset pada Desember 2024 yang sebesar Rp24,80 triliun.

Struktur keuangan perseroan juga semakin solid seiring penurunan total liabilitas menjadi Rp717,30 miliar dari Rp1,09 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara itu, total ekuitas meningkat menjadi Rp25,31 triliun dari Rp23,70 triliun. 

Filter