FAC News
OPTIMALKAN STRUKTUR PERMODALAN, PP PRESISI (PPRE) SIAP LEPAS SAHAM HASIL BUYBACK
IQPlus, (15/1) - PT PP Presisi Tbk (PPRE), emiten yang bergerak di bidang konstruksi dan jasa pertambangan terintegrasi, resmi mengumumkan rencana pengalihan saham hasil pembelian kembali (buyback) atau saham treasuri. Aksi korporasi ini dijadwalkan akan mulai dilaksanakan pada akhir Januari 2026.
Berdasarkan surat keterbukaan informasi nomor 004/EXT/CS/OJK-IDX/PPRE/I/2026, Perseroan berencana melepas sebanyak 108.058.700 lembar saham treasuri. Langkah ini diambil sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan Oleh Perusahaan Terbuka.
Manajemen PPRE telah menunjuk PT BNI Sekuritas sebagai Anggota Bursa yang akan memfasilitasi proses penjualan saham tersebut di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, periode pelaksanaan penjualan akan dimulai lima hari kerja setelah pengumuman informasi ini, yakni mulai tanggal 22 Januari 2026 hingga berakhir pada 30 Juli 2026.
"Perseroan menyampaikan rencana pengalihan saham hasil pembelian kembali sebanyak 108.058.700 saham dengan cara dijual di Bursa Efek Indonesia dengan memperhatikan ketentuan persyaratan yang diatur dalam POJK 29/2023," tulis Direktur Keuangan & HCM PT PP Presisi Tbk, M. Arif Iswahyudi, dalam surat resmi yang diterbitkan Rabu (14/1/2026).
Dalam laporan tersebut, manajemen juga menegaskan bahwa aksi korporasi pengalihan saham treasuri ini tidak memiliki dampak negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.