FAC News
OCBC NISP AKUISIISI SAHAM OCBC SEKURITAS SENILAI RP453,4 MILIAR
IQPlus, (4/6) - PT Bank OCBC NISP Tbk ("Perseroan") resmi memulai langkah strategi untuk membentuk Konglomerasi Keuangan OCBC Group di Indonesia. Perseroan telah menandatangani Perjanjian Penjualan dan Pembelian Bersyarat (Perjanjian Jual Beli Bersyarat) pada hari Rabu (3/6) untuk membeli 98,9932% saham PT OCBC Sekuritas Indonesia ("PTOS") dari Oversea-Chinese Banking Corporation Limited ("OCBC Ltd.").
Berdasarkan surat laporan informasi atau fakta materi yang disampaikan per tanggal 4 Juni 2026, nilai dari rencana transaksi akuisisi saham tersebut mencapai Rp453,449 miliar. Manajemen menyatakan bahwa seluruh sumber dana untuk aksi korporasi ini berasal dari dana internal Perseroan.
"Pengambilalihan atas PTOS oleh Perseroan dilakukan dalam rangka pembentukan Konglomerasi Keuangan OCBC Group di Indonesia," tulis Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk, Parwati Surjaudaja, dalam keterbukaan informasi tertulisnya.
Dalam struktur baru ini, Perseroan akan berperan sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan Operasional (PIKK), sementara PTOS akan bertindak sebagai anggota konglomerasi. Langkah ini diambil demi memenuhi ketentuan regulasi terbaru, yakni Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan.
Mengacu pada Pasal 89 POJK tersebut, rencana transaksi ini diturunkan dari Peraturan OJK di bidang pasar modal karena merupakan bagian dari restrukturisasi kepemilikan untuk memenuhi ketentuan PIKK.
Meski peraturan tidak mewajibkan penunjukan penilai independen untuk transaksi yang terjadi ini, manajemen Bank OCBC NISP tetap berinisiatif menunjuk penilai independen. Langkah tersebut diambil sebagai wujud komitmen Perseroan dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good Corporate Governance).
Selain membeli saham mayoritas dari OCBC Ltd., Bank OCBC NISP juga berencana mengambil alih sisa saham PTOS dari pemegang saham minoritas sebesar 1,0067%. Dengan demikian, setelah seluruh rangkaian transaksi rampung, total kepemilikan saham Perseroan di PTOS akan bulat mencapai 99,9999%. Efek dari penyelesaian transaksi ini nantinya akan menempatkan Bank OCBC NISP secara langsung sebagai pemegang saham pengendali pada PT OCBC Sekuritas Indonesia.
Kendati demikian, penyelesaian rencana akuisisi ini tetap harus bergantung pada persyaratan pendahuluan serta perolehan izin resmi dari regulator terkait. Setelah mengantongi restu dari regulator, Perseroan akan segera mengumumkan rancangan pengambilalihan kepada publik.