FAC News
Izin Investor, BABY Sodorkan Right Issue 238,57 Juta Lembar
EmitenNews.com - Multitrend (BABY) mengeksekusi transaksi Rp269,98 miliar. Itu terdiri dari akuisisi saham Emway Globalindo (EGI) Rp139,99 miliar. Dan, inbreng dari Blooming Years Pte Ltd, sebesar Rp129,98 miliar.
Nah, untuk memuluskan akuisisi EGI itu, perseroan bakal menggeber right issue Rp140,75 miliar. Caranya, perseroan menerbitkan 238.571.825 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp590. Penerbitan saham baru setara 8,36 persen dari modal ditempatkan, dan disetor penuh perseroan itu, dibalut dengan nilai nominal Rp25.
Setiap pemegang 5.516 saham lama dengan nama tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) perseroan pada 13 Maret 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 503 hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Di mana, 1 HMETD berhak membeli 1 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp590.
Blooming Years Pte, Ltd., sebagai pemegang saham utama, dan pengendali yang secara langsung memiliki 2.416.077.906 lembar atau setara 92,35 persen dari jumlah modal ditempatkan, dan disetor perseroan sebelum right issue, akan mendapat 255.077.189 HMETD.
Berdasar surat pernyataan kesanggupan pada 15 Januari 2026, Blooming Years akan melaksanakan seluruh HMETD. Itu dilakukan melalui pelaksanaan rencana inbreng sebagai bentuk penyetoran saham dalam bentuk lain selain uang.
Perkiraan secara garis besar rencana penggunaan dana hasil right issue setelah dikurangi biaya-biaya emisi adalah sebagai berikut: perolehan saham EGI 255.077.189 lembar atau mewakili 48 persen dari modal ditempatkan dan disetor EGI melalui inbreng. Lalu, sisanya sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan usaha perseroan.
Selain dampak finansial itu, tindakan korporasi tersebut juga akan memperkuat posisi strategis perseroan melalui perluasan jaringan distribusi, peningkatan kapabilitas merchandising, sourcing, penciptaan sinergi operasional, dan komersial seluruh entitas dalam kelompok usaha perseroan.
Perseroan telah mempertimbangkan alternatif pelaksanaan transaksi serupa dengan pihak nonafiliasi. Berdasar evaluasi, transaksi dengan afiliasi dipandang lebih menarik karena memberi pemahaman lebih baik terhadap bisnis, dan profil risiko, memberi efisiensi waktu, biaya, memungkinkan integrasi operasional, dan realisasi sinergi lebih optimal dibanding transaksi dengan pihak ketiga.
Dengan mempertimbangkan dampak finansial, strategis, dan keselarasan kepentingan dalam mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang, dan kelompok usaha, perseroan berpendapat bahwa akuisisi EGI telah dilakukan secara wajar, dan memberi manfaat lebih optimal bagi dibanding alternatif transaksi serupa dengan nonafiliasi.
Setelah transaksi tuntas, perseroan menjelma sebagai pengendali EGI. Namun, seluruh rangkaian transaksi itu harus terlebih dahulu mendapat izin pemodal. Untuk mendapat restu tersebut, perseroan akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa pada 26 Januari 2026. Peserta berhak terlibat rapat harus tercatat sebagai pemegang saham alias recording date pada 30 Desember 2025.