FAC News
EKSPLORASI ANTAM HABISKAN BIAYA Rp18,35 MILIAR HINGGA MARET 2026
IQPlus, (13/4) - PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM; IDX: ANTM; ASX: ATM) mengumumkan laporan investigasi untuk periode laporan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026, yang merupakan ketentuan Bursa Efek Indonesia serta fokus pada ko moditas emas, nikel dan bauksit dengan jumlah pengeluaran pendahuluan yang tidak diaudit sebesar Rp18,35 miliar.
Wisnu Danandi Haryanto Corporate Secretary ANTM dalam keterangan tertulisnya Jumat (10/10) menyampaikan bahwa Eksplorasi EMAS Sampai dengan 31 Maret 2026 kegiatan eksplorasi emas ANTAM dilaksanakan di Pongkor, Jawa Barat. Di wilayah Pongkor, kegiatan yang dilakukan fokus pada kegiatan pengeboran bawah tanah (underground pengeboran), pengeboran permukaan (surface pengeboran), pengukuran lintasan, pemetaan geologi, pengambilan conto dan geokimia.
NIKEL
Hingga 31 Maret 2026, ANTAM masih dalam proses persiapan lapangan untuk eksplorasi Perusahaan nikel. Eksplorasi nikel ANTAM, direncanakan pada wilayah di Konawe Utara dan Pomalaa, Sulawesi Tenggara serta di IUP Entitas Anak ANTAM yaitu PT Sumberdaya Arindo (PT SDA), di Buli, Maluku Utara.
Rencana kegiatan eksplorasi pada tahun 2026 antara lain mencakup pengeboran single tube, pemetaan geologi, percontoan core, logging core, pengukuran, geofisika, pengeboran, persiapan dan analisa conto.
BAUKSIT
Eksplorasi bauksit ANTAM sampai dengan 31 Maret 2026 dilakukan di daerah Tayan Kalimantan Barat. Di daerah Tayan, rencana kegiatan yang dilakukan yaitu p dan Landak engeboran, g eologi, pengukuran dan geo kimia sedangkan realis pemetaan asi kegiatan hingga Maret 2026 adalah identifikasi dan perizinan lahan. geologi Di daerah Landak, kegiatan yang dilakukan dan identifikasi dan perizinan lahan.
ANTAM melalui Unit Geomin melaksanakan kegiatan eksplorasi mineral yang terintegrasi yang meliputi aktivitas survei area, eksplorasi geologi, eksplorasi geofisika, survei geodesi, pengeboran, pengujian analisa fisik dan kimia, perhitungan cadangan dan sumb erdaya mineral yang didukung dengan Sistem Informasi Geografis (GIS - Geographic Information System) yang terintegrasi. Kegiatan eksplorasi dilakukan untuk memastikan kecukupan potensi sumber daya dan strategi cadangan mineral Perusahaan.