FAC News
CATURKARDA DEPO BANGUNAN TAWARKAN HARGA SAHAM PERDANA DI KISARAN Rp426-525 PER SAHAM
IQPlus, (2/11) - PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) bakal menggelar aksi korporasi di pasar modal melalui penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).
Dalam IPO tersebur, DEPO berencana menerbitkan sebanyak 10.240.000 lot atau 1,024 miliar lembar saham atau setara 15,08 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Adapun kisaran harga penawaran Rp426 hingga Rp525 per lembar saham, sehingga DEPO diperkriakan mengantongi dana segar sekitar Rp436 miliar hingga Rp537 miliar.
Rencananya, sekitar 18 persen dana dari dana hasil IPO akan digunakan belanja modal, seperti pembukaan gerai baru di Jawa Barat, Jawa Tengah,Sumetera dan daerah lainnya serta untuk perbaikan gerai yang ada. Kemudian sebesar 8 persen dari dana IPO akan digunakan untuk membayar pinjaman degan saldo Rp38,799 miliar kepada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Selain itu, Perseroan juga berencana menggunakan 41 persen dari dana IPO untuk setoran modal kepada anak usaha, PT Megadepo. Nantinya oleh anak usaha perseroan dana itu akan dialokasikan sebesar 60 persen untuk belanja modal, seperti membangun gerai gerai baru misalnya di Rungkut Surabaya pada tahun 2022. Sisanya, 40 persen akan digunakan Megadepo untuk modal kerja seperti pengembangan bisnis.
Sedangkan 33 persen dari dana IPO akan digunakan untuk modal kerja. Rincinya, 10 persen untuk operasional, 50 persen untuk pengembangan bisnis seperti ekspansi portofolio produk dan biaya pencarian gerai baru, 35 persen untuk pelunasan utang dagang dan 5 persen untuk pengembangan sistem teknologi informasi.
Dalam hajatan ini, calon emiten sektor retail bahan bangunan ini akan dibantu oleh Mirae Asset Sekuritas Indonesia selaku penjamin emisi efek. Diperkriakan penawaran awal mulai 1 hingga 8 November 2021. Diharapkan pernyataan efektif IPO terbit pada tanggal 16 November 2021. Jika demikian akan melangsungkan penawaran umum pada tanggal 18 hingga 23 November 2021.