FAC News
Bunga 7,75-8,25 Persen, RMKE Jajakan Obligasi Rp600 Miliar
EmitenNews.com - RMK Energy (RMKE) bakal menerbitkan obligasi senilai Rp600 miliar. Surat utang itu bagian dari obligasi berkelanjutan I dengan proyeksi Rp1,5 triliun. Dan, perseroan telah menjajakan obligasi senilai Rp400 miliar.
Nah, obligasi kali ini ditawarkan dalam dua seri. Yaitu, seri A sebesar Rp450 miliar dengan tingkat bunga tetap 7,75 persen per tahun berdurasi 5 tahun. Seri B sejumlah Rp150 miliar dengan tingkat bunga tetap 8,25 persen per tahun berjangka 7 tahun. Bunga obligasi dibayarkan setiap triwulan.
Bunga obligasi pertama akan dibayarkan pada 19 Mei 2026, dan bunga obligasi terakhir sekaligus pelunasan obligasi akan dibayarkan pada 19 Februari 2031 untuk obligasi seri A, dan pada 19 Februari 2033 untuk obligasi seri B. Pelunasan masing-masing seri obligasi akan dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
Seluruh dana hasil obligasi setelah dikurangi biaya-biaya emisi sebesar 31,67 persen akan digunakan untuk keperluan pemberian pinjaman kepada entitas usaha yaitu Royaltama Multi Komoditi Nusantara (RMKN). Selanjutnya, oleh RMKN untuk pengadaan batu bara, dan jasa pengadaan batu bara dari pemasok guna menunjang pertumbuhan penjualan, dan optimalisasi rantai pasok RMKN.
Sebesar 26,67 persen akan digunakan untuk keperluan pemberian pinjaman oleh perseroan kepada entitas usaha yaitu Royaltama Mulia Kencana (RMUK). Hasil pinjaman itu, akan digunakan RMUK untuk kebutuhan modal kerja, dan kegiatan umum usaha (general corporate purposes), termasuk namun tidak terbatas pada biaya operasional guna menunjang pertumbuhan penjualan, dan optimalisasi rantai pasok RMUK.
Sebesar 33,33 persen akan digunakan untuk keperluan pemberian pinjaman oleh perseroan kepada perusahaan anak yaitu RMUK. Hasil pinjaman itu, akan digunakan untuk belanja modal RMUK sehubungan dengan ekspansi jasa logistik dalam bentuk pembangunan infrastruktur terkait, dan upgrade jalan pengangkutan batubara.
Sisanya akan digunakan perseroan untuk kebutuhan modal kerja serta kegiatan umum usaha (general corporate purposes), termasuk namun tidak terbatas pada biaya operasional. Dengan demikian, jadwal penerbitan surat utang perseroan menjadi sebagai berikut.
Masa penawaran umum pada 10-12 Februari 2026. Penjatahan pada 13 Februari 2026. Pengembalian uang pemesanan pada 19 Februari 2026. Distribbusi seara elektronik pada 19 Februari 2026. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 20 Februari 2026.