FAC News
BIAYA EKSPLORASI MCOL CAPAI USD15.629,45 DI TRIWULAN I 2026
IQPlus, (9/4) - PT Prima Andalan Mandiri, Tbk. (MCOL) menyampaikan kegiatan eksplorasi yang dikerjakan oleh anak usaha MCOL yaitu PT Mandiri Intiperkasa (MIP) di Triwulan I (Januari-Maret) tahun 2026.
Jie Jeanny Pratiwi Corporate Secretary MCOL dalam keterangan tertulisnya Kamis (9/4) menyampaikan bahwa di Triwulan I (Januari - Maret) tahun 2026 PT Mandiri Intiperkasa melakukan pemboran sebanyak 54 titik dengan total kedalaman 647 meter (pengeboran lubang terbuka) dengan menggunakan metode pemboran lubang terbuka dan pemboran inti. Setiap lubang bor dilakukan pengukuran menggunakan geophysical logging guna mendapatkan akurasi data ketebalan lapisan batubara.
Seluruh kegiatan pengeboran termasuk kegiatan logging geofisika pelaksanaan dan pengawasan langsung dilakukan oleh PT Mandiri Intiperkasa melalui divisi Geologi. Kegiatan pengeboran dilakukan dengan mengoperasikan mesin bor jenis Jacro 250, Jacro 350 dan Jacro450 dengan kedalaman pengeboran maksimal 350 m. Untuk uji kualitas batubara dilakukan oleh PT Superintending Company of Indonesia (Sucofindo).
Jeanny menambahkan seluruh kegiatan eksplorasi selama triwulan I (Januari - Maret) tahun 2026 masih merupakan kegiatan pengeboran infill. Seluruh biaya yang dikeluarkan masih merupakan biaya operasional yaitu sebesar USD15.629,45 sedangkan Untuk biaya investasi masih 0.