FAC News
BANK OCBC NISP CATAT KENAIKAN LABA 20% MENJADI Rp2,5 TRILIUN PADA 2021
IQPlus, (31/1) - Bank OCBC NISP siap mendorong pemulihan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dengan pertumbuhan kinerja positif sepanjang tahun 2021. Keberhasilan Bank dalam mengubah tantangan menjadi peluang yang dihadirkan pandemi terlihat pada perolehan laba bersih sebesar Rp2,5 Triliun atau naik 20% yoy dari Rp2,1 Triliun pada tahun 2020. Peningkatan ini dikontribusikan dari Pendapatan Bunga Bersih yang mengalami pertumbuhan 7% yoy menjadi Rp7,6 Triliun hingga akhir tahun 2021.
Pertumbuhan penyaluran kredit Bank OCBC NISP terutama didorong oleh pertumbuhan kredit ritel. Fungsi intermediasi ini dijalankan dengan prinsip kehati-hatian, terlihat dari rasio NPL terjaga di bawah rata-rata NPL industri perbankan dan ketentuan regulator, di mana net NPL pada posisi 0,9% dan NPL bruto pada posisi 2,4%.
"Sejalan dengan visi kami 'menjadi mitra tepercaya untuk meningkatkan kualitas hidup', kami fokus dalam mendukung nasabah untuk beradaptasi dengan tantangan karena pandemi. Kami terus menghadirkan inovasi dan inisiatif untuk membantu nasabah meraih financial fitness baik untuk nasabah individu dalam mengelola keuangan dan nasabah korporasi untuk mempertahankan atau mengembangkan bisnisnya. Upaya yang disambut baik oleh nasabah ini mendorong pertumbuhan kinerja Bank OCBC NISP yang positif dan akan menjadi modal yang kuat untuk kami memberikan kontribusi lebih dalam pemulihan ekonomi secara berkelanjutan,"ujar Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP.
Selain itu, di tahun 2021, Bank OCBC NISP terus memperkuat transformasi digital yang telah mulai dikembangkan jauh sebelum pandemi, salah satunya dengan kembali mengembangkan kapabilitas ONe Mobile, aplikasi mobile banking untuk nasabah individu untuk membantu menumbuhkan uangnya. Kapabilitas ONe Mobile untuk menumbuhkan uang dan melakukan transaksi sehari-hari telah mendapat sambutan yang positif dari nasabah.
Jumlah transaksi yang dilakukan nasabah melalui ONe Mobile sepanjang tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 17%, nilai transaksi mengalami peningkatan sebesar 20%, sementara jumlah pengguna bertambah 19% dibandingkan tahun 2020. (end)