FAC News
ADARO ENERGY PERPANJANG PERIODE BUY BACK SAHAM TIGA BULAN KEDEPAN
IQPlus, (27/12) - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) berencana memperpanjang periode pembelian kembali (buy back) saham Perseroan. Adapun periode perpanjangan pembelian saham kembali Perseroan pada 24 Desember 2021 sampai 23 Maret 2022.
"Kami bermaksud untuk memperpanjang jangka waktu pembelian kembali saham Perseroan selama 3 (tiga) bulan sejak tanggal Keterbukaan Informasi ini (24 Desember 2021) sehubungan akan berakhirnya periode buy back saham Perseroan pada tanggal 26 Desember 2021, serta masih terdapat sejumlah saham yang dapat dibeli kembali oleh Perseroan,"kata Sekretaris Perusahaan ADRO, Mahardika Putranto dalam keterbukaan informasi, Senin (27/12).
Mahardika menuturkan bahwa Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan buy back Saham Perseroan tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja dan pendapatan Perseroan karena saldo laba dan arus kas Perseroan yang tersedia saat ini sangat mencukupi untuk kebutuhan dana pelaksanaan pembelian kembali saham Perseroan.
"Pembelian kembali saham Perseroan akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh Perseroan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku. Selain itu, Pembelian kembali saham Perseroan akan dilakukan melalui transaksi di BEI melalui pasar reguler. Perseroan telah menunjuk 1 (satu) Perusahaan Efek untuk melakukan pembelian kembali saham Perseroan,"ungkapnya.
Seperti diketaui, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) menyiapkan dana maksimal Rp4 triliun untuk melancarkan aksi korporasinya itu. Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor, dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor Perseroan.
Pembelian Kembali Saham Perseroan akan menggunakan dana dari kas internal Perseroan karena saat ini Perseroan memiliki permodalan dan arus kas yang baik dan cukup untuk membiayai seluruh kegiatan usaha dan operasional; belanja modal Perseroan serta Pembelian Kembali Saham Perseroan.