» Detail News

Kamis, 04 Juli 2019 - 14:01:51 WIB

Posting by : DEA
Category    : Market News - Reads : 119



Right Issue TRAM, BEI Yakin Sistem Perdagangan Tak Terganggu.



IQPlus, (04/07) - PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) akan menerbitkan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. Saham baru yang akan dirilis mencapai 100 miliar lembar saham.

Adapun rights issue TRAM tersebut akan menjadi rights issue terbesar dalam sejarah pasar modal dari sisi jumlah lembar saham. 

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Laksono Widodo menyatakan bahwa, untuk kali ini pada saat rights issue itu diperdagangkan sistem perdagangan tidak akan terganggu.

"Bisa, kan sekarang sudah mesin baru," kata dia di Gedung BEI, Jakarta, Kamis.

Seperti diketahui, JATS sempat mengalami gangguan pada 20 Juli 2017. Gangguan tersebut lantaran adanya perdagangan rights issue dari PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang jumlahnya mencapai 28,7 miliar lembar saham.

Tahun lalu, BEI memang telah melakukan pemutakhiran sistem perdagangan yang dikenal dengan istilah Jakarta Automated Trading System Next Generation (JATS NextG). Kapasitas order dan transaksi dari yang semula sebesar 5 juta order dan 2,5 juta transaksi per hari menjadi 15 juta order dan 7,5 juta transaksi per hari. 

"Bisa, ini kan membicarakan lembar saham. InsyaAllah tidak terganggu," tutur Laksono.

Perusahaan melakukan rights issue untuk membayar utang. Tak tanggung-tanggung, jumlah saham baru yang akan diterbitkan mencapai 201,43% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan.

Catatan saja, utang terbesar berasal dari utang bank jangka pendek Rp 368 miliar, utang usaha pihak ketiga Rp 211 miliar, utang MTN (medium term notes) Rp 399,62 miliar, dan utang bank dan lembaga keuangan Rp 281 miliar. 

Sumber : www.IQ Plus

  Tag :

tram




    Berita Terkait :

  • Trada Alam Minera akan Tambah Modal dengan HMETD.
  • Imbangi Tekanan Harga, TRAM Genjot Produksi Batubara
  • Komut Lepas Saham TRAM Rp12,55 Miliar
  • Saham TRAM Bergerak Liar, Sesi I Naik Hampir 10%
  • Pendapatan Naik 962%, Trada Alam Minera (TRAM) Kembali Peroleh laba