» Detail News

Selasa, 14 Mei 2019 - 13:58:20 WIB

Posting by : DEA
Category    : Market News - Reads : 29



Perang Dagang Makin Panas, Investor Paling Anti dengan Saham Perbankan, BCA Termasuk!


Serangan balasan yang dilakukan China kepada AS membuat kondisi pasar global tidak stabil. Aset-aset berisiko berbasis keuangan dari negara-negara berkembang pun menjadi sasaran investor, tidak terkecuali Indonesia. 

Dampak yang paling signifikan dari perang dagang itu terlihat melalui pergerakan rupiah dan indeks harga saham gabungan (IHSG) di pekan ini. Hingga pukul 10.05 WIB, rupiah sudah terkoreksi 0,21% ke level Rp14.445 per dolar AS. Dengan koreksi tersebut, rupiah menjadi mata uang terlemah ketiga di Asia setelah yen dan ringgit.

Lantas, bagaimana dengan IHSG? Performas IHSG tidak lebih baik daripada rupiah. Dibuka dengan koreksi 0,88%, IHSG nyaris saja meninggalkan level 6.000. Hingga saat ini, level terendah yang disentuh IHSG berada di 6.033,62. 

Hal itu terjadi karena ramainya aksi jual oleh investor asing yang merasa enggan untuk berlama-lama di pasar investasi Indonesia. Data BEI mencatat nilai investor jual bersih sudah mencapai Rp230,37 miliar. Jika investor tak segera kembali, dapat dipastikan bahwa IHSG akan semakin tersakiti. 

Sebagai informasi, dari segian banyak sektor saham di Bursa, sektor perbankan menjadi yang paling tertekan. Bahkan, tiga emiten perbankan kelas atas masuk ke dalam daftar saham yang paling banyak dilego investor asing. 

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang paling tinggi nilai investor jual bersihnya, yaitu sebesar Rp53,6 miliar. Dengan angka tersebut saja, saham Bank BCA sudah terkoreksi 0,45% di level Rp27.925 per saham. 

Berikutnya, ada saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Nilai investor asing jual bersih atas saham Bank BNI sudah mencapai Rp45,7 miliar. Alhasil, saham bank dengan warna khas jingga itu amblas 2,65% dari harga Rp8.450 per saham menjadi Rp8.275 per saham.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menduduki posisi ketiga sebagai saham perbankan yang paling banyak dilego investor dengan capaian nilai investor asing jual bersih sebesar Rp43,4 miliar. Kini, harga saham Bank BRI bertengger di level Rp4.030 per saham, turun 1,71% dari harga pembukaan.

Sumber : www.Warta Ekonomi

  Tag :




    Berita Terkait :

  • Kala IHSG Tertekan, Saham PGAS Menguat 0,25%
  • Masuk Indeks MSCI, Saham Emiten Batu Bara Ini Meroket!
  • Tetap Selektif Memilih Saham Emiten Kabel
  • Pertumbuhan Sektor Manufaktur Melambat di Kuartal I-2019
  • Harga Komoditas Stagnan, Penerimaan Negara Bergerak Lamban