» Detail News

Kamis, 09 Mei 2019 - 08:06:52 WIB

Posting by : Deny
Category    : Market News - Reads : 135



Pergerakan Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 9 Mei


Turunnya posisi cadangan devisa pada April yang sebesar US$124,3 miliar, lebih rendah dibandingkan dengan bulan lalu sebesar US$124,5 miliar, membuat rupiah tertekan kemarin. Hari ini, Kamis (9/5/2019), kurs rupiah terhadap dolar AS diprediksi masih melanjutkan pelemahan.

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Rabu (8/5) rupiah kembali ditutup melemah 0,105% atau terdepresiasi 15 poin menjadi Rp14.295 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan bahwa saat ini pelaku pasar cenderung melakukan wait and see akibat iklim politik dalam negeri pascapemilu 2019 belum kondusif.

“Tensi politik yang tinggi ini tentu membuat investor kurang nyaman. Oleh karena itu, ada kemungkinan pemilik modal memilih menunggu untuk masuk ke pasar keuangan Indonesia sampai perpolitikan nasional kondusif,” ujar Ibrahim seperti dikutip dari keterangan resminya, Rabu (8/5).

Selain itu, investor merespons rilis cadangan devisa Indonesia yang menurun. Bank Indonesia melaporkan, cadangan devisa April sebesar US$124,3 miliar, lebih rendah dibandingkan dengan bulan lalu sebesar US$124,5 miliar.

Investor pun saat ini tengah menanti rilis data neraca pembayaran Indonesia (NPI) untuk kuartal I/2019.

Ibrahim memprediksi rupiah akan diperdagangkan di level Rp14.235 per dolar AS hingga Rp14.360 per dolar AS pada perdagangan Kamis (9/5/2019).


Sumber : www.BISNIS

  Tag :

kurs-rupiah




    Berita Terkait :

  • Penutupan Pasar: Rupiah Melemah ke Rp 14.290/US$
  • Pembukaan Pasar: Rupiah Melemah ke Rp 14.285/US$
  • Pergerakan Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 8 Mei
  • Musim Pembagian Dividen Berpotensi Menekan Kurs Rupiah
  • Rupiah Masih Loyo, Ditutup di Rp 14.245/US$