» Detail News

Jumat, 03 Mei 2019 - 10:56:30 WIB

Posting by : DEA
Category    : Market News - Reads : 214



Bakal Keluar dari MSCI, Saham Bank Danamon Amblas 19,7%


Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Bank Danamon Tbk (BDMN) kembali terjun bebas pada Jumat hari ini (3/5/2019). Kabar saham ini akan keluar dari daftar Indeks MSCI Asia Pasific menjadi salah satu pemicu penurunan harga saham Bank Danamon.

Hingga pukul 10.05 WIB, harga saham Bank Danamon turun 19,72% ke level harga Rp 5.700/saham. Volume perdagangan mencapai 18,93 juta saham senilai Rp 109,26 miliar.

Setelah merger dengan PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk (BBNP), jumlah saham BDMN yang beredar kini menjadi semakin sedikit. Ini membuat indeks kawasan Asia Pasifik di luar Jepang yakni MSCI berencana akan mengeluarkan emiten ini dari daftar mereka pada 6 Mei 2019 mendatang.

Menurut Kepala Riset PT Samuel Sekuritas Indonesia, Suria Dharma mengatakan banyak investor yang memakai MSCI sebagai acuan akan turut menjual saham BDMN.

"Jumlah saham BDMN yang semakin sedikit membuat saham perusahaan tersebut tidak menarik di mata investor. Kalau dilihat kan broker asing yang jualan. Intinya kalau funds yang acuannya ke MSCI, otomatis mereka akan mengurangi porsi kepemilikannya," kata Suria di Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Pada 1 Mei kemarin, Bank Danamon dan Bank Nusantara Parahyangan merampungkan proses penggabungan usaha keduanya secara hukum.

Penggabungan ini telah efektif per 1 Mei 2019 di mana BBNP telah bergabung dengan Bank Danamon sebagai bank yang menerima penggabungan (surviving bank).

Head of External Affairs Danamon Abrahm Sihaloho mengatakan setelah rampungnya penggabungan usaha secara hukum, seluruh hak dan kewajiban serta pasiva dan akitiva Bank BNP secara hukum beralih ke Bank Danamon.

"Dengan penggabungan usaha secara hukum ini, MUFG Bank, Ltd. anak usaha perbankan inti MUFG selaku pemegang saham pengendali, akan menghadirkan tingkat kolaborasi dan sinergi yang lebih tinggi serta berkontribusi secara positif terhadap pertumbuhan sektor perbankan dan perekonomian Indonesia," kata Abraham dalam siaran persnya, Kamis (2/4).

Danamon menilai investasi MUFG di Bank Danamon akan memberikan nilai tambah bagi seluruh nasabah dan franchise Bank. Hal ini juga akan mendukung Bank Danamon untuk terus bertumbuh.


Sumber : www.CNBC Indo

  Tag :

bdmn




    Berita Terkait :

  • Usai Resmi Merger dengan BBNP, Saham Bank Danamon (BDMN) Anjlok 19,77 Persen
  • Usai Transaksi Jumbo, Saham Bank Danamon Anjlok 19%
  • Ada merger BDMN dan BBNP, pembelian bersih asing capai Rp 50 triliun
  • Bank Danamon Cetak Laba Rp 3,9 T di 2018, Naik 7%
  • Merger Danamon-BNP: Delisting sampai Cuan Harga Saham