» Detail News

Jumat, 11 Januari 2019 - 14:04:47 WIB

Posting by : Deny
Category    : Economic News - Reads : 99



Lippo Lepas Aset Rumah Sakit di Myanmar Senilai Rp 274,9 M


PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berencana menjual kepemilikan anak usaha tidak langsungnya, PT Waluya Graha Loka, yang mengelola aset Rumah Sakit di Myanmar. Transaksi pengalihan saham ini nilainya mencapai US$ 19,50 juta atau sekitar Rp 274,95 miliar (asumsi kurs Rp 14.100 /dolar AS). 

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (11/1/2019), perusahaan telah menandatangani perjanjanjian pengikatan pembelian saham atau conditional share purchase agreement (PPPS) pada 10 Januari 2019. PPPS itu dilakukan dengan OUELH Healthcare Service (MM) Pte. Ltd dan OUELH Healthcare Assets (MM) Pte. Ltd. 

Kedua perusahaan ini juga merupakan anak usaha secara tidak langsung yang dimiliki Lippo Karawaci sehingga transaksi ini merupakan transaksi afiliasi. 

Rencananya, kepemilikan yang akan dijual adalah kepemilikan Waluya Graha Loka, yang mengoperasikan rumah sakit dan klinik di Myanmar. 

Sebagai tambahan informasi, beberapa waktu lalu Fitch Ratings menyoroti kondisi arus kas operasional perusahan yang diprediksi berada di posisi negatif menyusul eksekusi prapenjualan (pre-marketing sales) yang beresiko tinggi di kemudian hari. Hal ini juga mengarah pada kesenjangan risiko default yang lebih meningkat kepada obligasi tanpa jaminan yang dikeluarkan perseroan senilai US$ 410 juta dan jatuh tempo pada 2022 mendatang. 

Fitch menilai, dalam jangka pendek likuditas permodalan perseroan masih cukup, namun tidak untuk struktur modal LPKR secara jangka panjang. Fitch juga memasukkan daftar risiko yang akan dialami oleh perseroan terutama usai menjual aset-aset non intinya.

Sumber : www.CNBC

  Tag :




    Berita Terkait :

  • Rupiah & IHSG Bersiap Lanjutkan Reli Penguatan
  • Pasca-IPO, Estika Tata Tiara (BEEF) Optimalkan Pendanaan Dari Pasar Modal
  • AKSI EMITEN 11 JANUARI: Emiten Kapal Kembangkan Layar, JPFA Siapkan Capex Rp3 Triliun
  • Saham TLKM Pendorong Utama IHSG Sesi I, FOOD Terkuat
  • Kurs Rupiah Menguat 9 Poin