» Detail News

Selasa, 30 Oktober 2018 - 11:28:17 WIB

Posting by : Deny
Category    : Corporate News - Reads : 30



IPO PT Kota Satu Properti Dipatok Rp 117


Calon emiten di sektor properti PT Kota Satu Properti Tbk menetapkan harga pelaksanaan penawaran umum perdana saham atau IPO sebesar Rp117 per saham sehingga berpotensi meraup dana Rp58,5 miliar dari 500 juta saham baru yang dilepas. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kota Satu Properti akan melakukan IPO dengan melepas 500 juta saham setara 40% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah penawaran umum ini dengan nominal Rp100 per saham. Setelah menyelesaikan masa penawaran awal, kini proses IPO perseroan memasuki masa penawaran umum yang berlangsung pada 29 – 30 Oktober 2018, atau hari ini hingga esok. Bila semua berjalan lancar, saham perseroan sudah akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (5/11) pekan depan.

Adapun, penjamin pelaksana emisi efek atas IPO ini yakni PT Victoria Sekuritas Indonesia. Sementara itu, penjamin emisi efek terdiri atas 5 sekuritas, yakni PT Valbury Sekuritas Indonesia, PT Erdhika Elit Sekuritas, PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk., PT Panin Sekuritas Tbk., dan PT Waterfront Sekuritas Indonesia. Dana yang diperoleh perseroan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja entitas anak usaha yang dimiliki langsung, yakni PT Kota Satu Management; dan anak usaha yang tidak dimiliki langsung yakni PT Kota Satu Persada.

Kota Satu Management mengelola sejumlah hotel seperti Allstay Hotel, Cityone Hotel, Allstay Resort, Cityone Express, sedangkan Kota Satu Persada mengelola hotel-hotel di kota sekunder Jawa Tengah. Herowiratno Gunawan, Direktur Utama Kota Satu pernah bilang, dana hasil IPO nanti digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja entitas anak usaha. “Kota Satu Properti berencana menggelontorkan modal untuk anak usaha yang dimiliki langsung, yakni PT Kota Satu Manajemen,”ujarnya.

Selain itu, Kota Satu juga akan mengucurkan dana ke PT Kota Satu Persada. Ini merupakan anak usaha yang tidak dimiliki langsung. Kota Satu Properti akan menggunakan buku April 2018 dalam pelaksanaan IPO. Hingga April 2018, Kota Satu mencetak pendapatan Rp 21,58 miliar. Pendapatan ini meningkat 44,8% dari Rp 14,89 miliar year on year (yoy). Sementara laba kotor perusahaan ini dalam empat bulan di 2018 tumbuh 42,1% yoy menjadi Rp 7,83 miliar. Laba bersih tumbuh 25% menjadi Rp 600 juta.

Selama ini kontribusi pendapatan Kota Satu Properti dari real estate, hotel dan properti komersial. Perusahaan ini telah mengembangkan perumahan modern The Amaya di Ungaran. Perumahan ini diperkenalkan tahun 2015 dan menyasar segmen menengah ke atas. Rentang harga jualnya antara Rp 499 juta sampai Rp 2,5 miliar.

Pada tahap satu, The Amaya membangun di lahan seluas 11 hektare (ha), dengan total rumah 580 unit, 42 ruko dan 2 clubhouse. Sebanyak 225 unit rumah dan 32 unit ruko sudah terjual dan terbangun. Perusahaan ini, melalui anak usaha PT Kota Satu Manajemen, juga mengelola beberapa brand hotel. Sedang Kota Satu Persada mengelola hotel di kota sekunder Jawa Tengah.

Sumber : www.KONTAN

  Tag :

ipo




    Berita Terkait :

  • Pool Advista Finance Siapkan Harga IPO di rentang Rp 125 - Rp 150
  • Yelooo Integra menetapkan harga IPO Rp 375 per saham
  • Nusantara Properti Incar IPO Rp 200 Miliar - Lepas Saham Ke Publik 25%
  • Kota Satu Properti Lepas 500 Juta Saham - Rencanakan Go Public
  • PT Shield on Service Tawarkan Rp 250-275 - Lepas Saham 23,08% Ke Publik