» Detail News

Kamis, 18 Oktober 2018 - 08:38:46 WIB

Posting by : Deny
Category    : Market News - Reads : 23



Sebelum Bertransaksi, Cermati 5 Aksi Emiten Ini


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan, Rabu (17/10/2018) dengan menguat 1,17% ke level 5.868. Indeks telah naik 2,24% dalam dua hari terakhir setelah pada perdagangan hari Selasa ditutup menguat 1,28%.

Sepanjang hari kemarin terdapat beberapa aksi emiten yang layak untuk dicermati bagi para investor yang dirangkum oleh CNBC Indonesia, Rabu (17/10/18), sebagai berikut.


1. Bank Mandiri Targetkan Laba 2018 Capai Rp 24 T
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menargetkan laba bersih hingga akhir tahun ini bisa mencapai kisaran Rp 22 triliun-Rp 24 triliun. Perusahaan optimistis target ini bisa dicapai mengingat hingga kuartal ketiga ini saja pencapaian laba bersih perusahaan sudah mencapai Rp 18,1 triliun, naik 20% year-on-year.

Selain itu, bank milik negara ini berpotensi untuk menerbitkan instrumen utang senilai US$1 miliar untuk mempertahankan likuiditas perusahaan untuk penyaluran kredit.


2. Pertemuan BEI dan LPCK Diagendakan Hari Ini
Bursa Efek Indonesia (BEI) batal bertemu dengan manajemen PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) yang seharusnya dilakukan hari Rabu. Pemanggilan tersebut dilakukan setelah proyek milik anak usaha perseroan, Meikarta, terkait dengan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


3. Wijaya Karya Targetkan Laba 2018 Tumbuh 70%
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menargetkan laba bersih pada 2018 tumbuh sekitar 70% dibandingkan perolehan 2017. Perseroan optimistis pertumbuhan tersebut bisa tercapai seiring dengan pertumbuhan dan diversifikasi bisa yang dilakukan perseroan.

Selain itu, anak usaha properti WIKA akan masuk ke bursa saham pada kuartal I-2019 dengan mengincar dana sekitar Rp 2,5 triliun.


4. Sah! Chris Kanter Jadi Dirut Baru Indosat
PT Indosat Tbk (ISAT) menunjuk Chris Kanter sebagai Direktur Utama perseroan yang baru menggantikan Joy Wahyudi yang mengundurkan diri pada akhir September 2018 silam. Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini, para pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Eyas Naif Assaf dan Arief Musta'in sebagai Direktur perseroan yang baru menggantikan Caba Pinter dan Herfini Haryono.


5. PGN Akan Akuisisi 4 Anak Usaha Pertagas
Setelah mengakuisisi anak usaha Pertamina di sektor gas, Pertagas, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk (PGAS) membuka kemungkinan adanya rencana untuk mengakuisisi empat anak usaha Pertagas lainnya.




Sumber : www.CNBC

  Tag :

bmri,isat,lpck,pgas,wika




    Berita Terkait :

  • Simak 4 Saham yang Secara Teknikal Berpotensi Menguat
  • Bank Mandiri Cetak Laba Rp 18,1 T di September, Naik 20%
  • Wijaya Karya Targetkan Laba 2018 Tumbuh 70%
  • AKSI EMITEN 15 OKTOBER: Kontrak WIKA & ADHI Kian Gemuk, GEMS & BYAN Genjot Produksi
  • Hingga September 2018, Wijaya Karya (WIKA) Raih Kontrak Baru Rp25,32 Triliun