» Detail News

Rabu, 11 Oktober 2017 - 08:49:57 WIB

Posting by : Fransiska Lintang
Category    : Market News - Reads : 108



WIKA Kantongi Kontrak Baru Rp 34,07 triliun



 PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berhasil mengantongi kontrak baru Rp 34,07 triliun hingga akhir kuartal III 2017. Jumlah ini setara dengan 78,7% dari target tahun ini yakni Rp 43,25 triliun.

Dengan tambahan kontrak carry over Rp 60 triliun tahun lalu maka total kontrak yang dihadapi WIKA mencapai Rp94,07 triliun atau telah mencapai 91,1 persen dari target kontrak dihadapi di tahun 2017 sebesar Rp103,25 trilliun.

"Pencapaian yang jauh lebih cepat di atas target ini didukung oleh kemampuan WIKA untuk memenangkan berbagai kontrak baru yang melonjak 31,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu." kata Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo, Selasa (10/10).

Kontribusi terbesar pencapaian kontrak baru secara berturut-turut datang dari sektor infrastruktur, gedung dan properti dengan pencapaian kontrak sebesar Rp 20,66 triliun disusul sektor energi dan pabrik industrial sebesar Rp 6,45 triliun. Sementara itu, pencapaian kontrak dari sektor industri menyumbang Rp 3,65 triliun.

Kontrak baru yang didapat oleh perseroan di antaranya Revitalisasi Pabrik Gula Rendeng PTPN IX, Pembangunan Pengendali Banjir di Batang, penahan dinding Bendungan Jatigede dan Pembangunan Universitas Lambur Mangkurat Banjarmasin.

Lebih lanjut, WIKA dalam kurun Semester-II 2017 juga berencana untuk menerbitkan obligasi dengan target dana yang diperoleh sebesar Rp5 triliun yang terdiri dari obligasi dalam bentuk rupiah sebesar Rp3 triliun dan obligasi global dalam denominasi rupiah sebesar Rp3 triliun. Dana tersebut diproyeksikan untuk membiayai proyek-proyek pembangunan jangka panjang.



Sumber : www.kontan.co.id

  Tag :

wika




    Berita Terkait :

  • November, WIKA Gedung Bangun TOD di Stasiun Senen
  • JSMR dan WIKA Terbitkan Komodo Bond Bulan November
  • Wijaya Karya Kantongi Kontrak Baru Rp 30 triliun
  • Kontrak Baru WIKA Juni Capai Rp 20 Triliun
  • WIKA Kantongi Kontrak Baru Rp 19,98 Triliun