MARKET NEWS
ECONOMIC NEWS
CORPORATE NEWS

ua saham hari ini dibekukan (suspensi) oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Kedua saham tersebut yakni PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR). Melansir keterangan resmi BEI, Kamis (21/6/2018), kedua saham itu sudah tidak bisa diperdagangkan secara sementara mulai perdagangan sesi 1 hari ini.  Alasan dari penjatuhan suspensi dari kedua saham itu berbeda. Saham BNBR disuspensi lantaran adanya penurunan harga kumulatif (read more>>)

Kamis, 21 Juni 2018 - 13:25:39 WIB

Saham ASII dan TLKM menjadi penekan utama pergerakan negatif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Kamis (21/6/2018). IHSG melemah 0,21% atau 12,13 poin ke level 5.871,91 pada akhir sesi I, setelah dibuka rebound dengan penguatan 0,1% atau 6,03 poin di level 5.890,06. Adapun pada perdagangan kemarin, Rabu (20/6), IHSG ditutup melemah 1,83% atau 109,59 poin ke level 5.884,04. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak (read more>>)

Kamis, 21 Juni 2018 - 13:06:30 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka rebound. Sepanjang hari kemarin, IHSG bergerak negatif. Sementara nilai tukar dolar terhadap rupiah pada hari ini kembali ke level Rp 14.000. Dolar AS dihargai Rp 14.080, kemarin berada di level Rp 13.920. Pada pra pembukaan, IHSG menguat tipis 6,020 poin (0,10%) ke 5.890,065. Indeks LQ45 naik 1,521 poin (0,16%) ke 926,683. Membuka perdagangan Kamis (21/6/2018), IHSG menanjak tipis 6,512 poin (0,11%) ke 5.890,551. Indeks LQ45 juga (read more>>)

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:39:24 WIB

Utang PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) dianggap telah mengkhawatirkan. Perusahaan induk dari bisnis properti Group Lippo ini dikhawatirkan kesulitan likuiditas untuk membayar utang. Pada 1 Juni 2018, Moody's Investors Services telah menetapkan peringkat obligasi senior atau senior note yang diterbitkan anak usahanya Theta Capital Pte Ltd sebesar US$ 75 juta atau setara Rp 1,04 triliun (kurs Rp 13.900) B2 unsecured. Aksi korporasi itu dalam rangka refinancing utang LPKR. Surat utang (read more>>)

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:10:53 WIB

PT Lautan Luas Tbk (LTLS) melunasi pembayaran obligasi perseroan. Dalam keterbukaan informasi di situs Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (20/6), perusahaan distributor bahan kimia tersebut menyatakan telah melunasi Obligasi Berkelanjutan I Lautan Luas Tahap I Tahun 2013. Pembayaran surat utang tersebut dilakukan pada Kamis, 19 Juni 2018, sesuai tanggal jatuh tempo obligasi bertenor lima tahun ini. Nilai pokok obligasi yang dibayar sebesar Rp 700 miliar dengan tingkat bunga yang diberikan (read more>>)

Kamis, 21 Juni 2018 - 08:44:07 WIB