MARKET NEWS
ECONOMIC NEWS
CORPORATE NEWS

PT Borneo Olah Sarana Sukses, Tbk (BOSS) berharap bisa meningkatkan produksi batubaranya  pada tahun 2018 sebesar dua kali lipat. Tahun lalu, BOSS membukukan volume produksi sebesar 500.000 metrik ton. Per September 2017 lalu, BOSS meraih penjualan sebesar Rp 120,6 miliar. Sementara laba bersih mencapai Rp 20,8 miliar. “Perseroan berencana akan memanfaatkan dana IPO untuk membiayai pembangunan infrastruktur pengangkutan batubara dan fasilitas pemuatan batubara. Dana akan (read more>>)

Senin, 19 Februari 2018 - 10:05:15 WIB

PT Intiland Development Tbk (DILD) optimisris bisnis properti akan lebih bergairah tahun ini. Terbukti dari langkah perusahaan dalam mematok target. Tahun ini, DILD menargetkan marketing sales atau penjualan pemasaran Rp 3,3 triliun sepanjang 2018. Target tersebut tumbuh 15% dibandingkan pencapaian penjualan pemasaran DILD pada tahun 2017 yang sebesar Rp 2,93 triliun. Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland, Archied Noto Pradono menjelaskan, perhitungan target marketing sales (read more>>)

Senin, 19 Februari 2018 - 10:04:02 WIB

Kinerja PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) berpotensi meningkat. Hal ini menyusul adanya kontrak baru penyaluran gas untuk Pertamina beberapa waktu kedepan. Direktur Utama ENRG Imam P. Agustino mengatakan, ENRG pada 19 Januari 2018 lalu telah menandatangani perjanjian kontrak penyaluran gas sebesar 56 miliar kaki kubik (bcf) untuk Pertamina. "Kontraknya akan dimulai dari 2019 hingga 2021," ujarnya, Rabu (14/2). Produksi 56 miliar bcf ini setara dengan produksi 50 juta (read more>>)

Kamis, 15 Februari 2018 - 08:03:11 WIB

Harga batubara yang terus meningkat sejak semester kedua tahun lalu menyebabkan PLN harus menanggung beban tambahan besar. Demi menjaga harga listrik tetap stabil, pemerintah mengatur strategi dengan menyiapkan beleid soal penetapan harga jual batubara untuk keperluan domestik, terutama untuk keperluan listrik. Rencananya, Kamis (15/2), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menerbitkan surat keputusan Menteri ESDM soal batas atas dan batas bawah harga batubara untuk (read more>>)

Kamis, 15 Februari 2018 - 08:02:34 WIB

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) membukukan kontrak baru sebesar Rp 629 miliar per Januari 2018. Investor Relations WTON Yushadi mengatakan, kontrak baru tersebut diperoleh dari empat kelompok entitas. Mereka adalah induk usaha yakni PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pemerintah, dan swasta. “Kontrak dari BUMN punya porsi terbesar,” ujar Yushadi kepada Kontan.co.id, Rabu (14/2). Porsi kontrak dari WIKA sebesar Rp 49 miliar. Sementara, porsi (read more>>)

Kamis, 15 Februari 2018 - 08:01:51 WIB