MARKET NEWS
ECONOMIC NEWS
CORPORATE NEWS

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) optimistis bisnisnya bisa tumbuh lebih baik di tahun 2018 ini. Konsumsi yang berpotensi meningkat serta stabilnya nilai tukar diharapkan bisa mendorong kinerja tahun ini. Direktur Utama KLBF Vidjongtius berharap kondisi di tahun 2018 ini bisa lebih baik daripada dibanding tahun sebelumnya. Perhelatan Pilkada serentak di 171 daerah dan persiapan Pemilu Presiden 2019 diharapkan bisa meningkatkan tingkat konsumsi masyarakat. Dengan begitu, penjualan produk mereka, (read more>>)

Jumat, 19 Januari 2018 - 08:58:33 WIB

PT Sugih Energy Tbk (SUGI) terus melakukan upaya untuk melunasi utanganya. Asal tahu saja, anak usaha perusahaan yakni Petroselat Ltd melalui PN Jakarta Pusat tanggal 5 Juli 2017 dinyatakan pailit. Supriyanto, Direktur Utama SUGI menyampaikan bahwa 60% hasil produksi akan digunakan untuk bayar utang, hanya 40% yang akan masuk kantong sendiri. Asal tahu saja, praktis saat ini perusahaan hanya mengandalkan Blok Lemang untuk produksi. "60% produksi untuk bayar utang itu sudah (read more>>)

Jumat, 19 Januari 2018 - 08:58:11 WIB

Memasuki tahun 2018, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) telah menyiapkan beberapa rencana ekspansi. Salah satunya pembangunan pabrik.  "Di antaranya ialah mengembangkan produk baru serta menyelesaikan pembangunan pabrik," ujar Direktur Utama KLBF Vidjongtius, Kamis (18/1). Menurutnya, KLBF telah menyusun rencana bisnis untuk pengembangan produk di tahun ini. Rencananya, mereka akan mengembangkan produk baru untuk lima sampai 10 produk baru untuk obat generik dan (read more>>)

Jumat, 19 Januari 2018 - 08:57:40 WIB

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menargetkan bisa mengantongi nilai kontrak baru Rp 11,52 triliun di tahun ini. Pada bulan ini, WSBP optimistis meraih kontrak baru Rp 1 triliun. Target kontrak baru WSBP tahun ini, hanya naik tipis dari realisasi kontrak baru 2017 yang sebesar Rp 11,03 triliun. Perolehan kontrak baru tahun lalu memang meleset. Realisasinya hanya mencapai 89,67% dari target Rp 12,3 triliun. "Ada sejumlah proyek yang semula direncanakan didapat pada 2017, (read more>>)

Kamis, 18 Januari 2018 - 08:40:14 WIB

Setelah membentuk holding BUMN pertambangan, pemerintah bersiap merealisasikan holding infrastruktur dan holding perumahan. Kelak, emiten sektor konstruksi dan infrastruktur akan masuk ke holding ini. Untuk holding BUMN infrastruktur, pemerintah menunjuk PT Hutama Karya sebagai induk usaha. Nantinya, Hutama Karya akan menguasai 66% saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT), 65% saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan 70% saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR). Hutama Karya juga akan mengakuisisi 100% (read more>>)

Kamis, 18 Januari 2018 - 08:39:50 WIB